Pembangunan jembatan berukuran 10 x 6 meter tersebut merupakan salah satu sasaran fisik program Karya Bakti Skala Besar TNI AD untuk Rakyat yang bertujuan meningkatkan akses transportasi dan menunjang aktivitas masyarakat setempat

Di tengah proses pengerjaan, personel Satgas bersama warga tampak bahu membahu memindahkan batang-batang kelapa ke lokasi pembangunan. Material tersebut nantinya digunakan sebagai pondasi dasar agar konstruksi jembatan lebih kuat dan kokoh.

Salah satu personel Satgas, Serka Beni Sirait, yang berada di lokasi pembangunan mengatakan bahwa penggunaan batang kelapa dipilih karena dinilai efektif dan sesuai dengan kondisi lingkungan setempat.

“Batang kelapa ini digunakan sebagai dasar agar jembatan yang dibangun bisa lebih kokoh dan kuat, sehingga nantinya aman digunakan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari,” ujar Serka Beni Sirait.

Melalui program Karya Bakti Skala Besar TNI untuk Rakyat ini, diharapkan pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil Kabupaten Kepulauan Mentawai dapat semakin meningkat, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat

Semangat gotong royong dan pengabdian kepada masyarakat terus ditunjukkan personel Satgas Karya Bakti Skala Besar TNI untuk Rakyat TA 2026 di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai. Pada Selasa (12/5/2026), personel satgas melaksanakan penurunan batang kelapa yang akan digunakan sebagai material dasar pembangunan jembatan di Dusun Katiet, Desa Bosua.

Post navigation


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *