, MENTAWAI – Jelang ditutupnya kegiatan Karya Bakti TNI AD untuk rakyat Kabupaten Kepulauan Mentawai Sumatera Barat, Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad ) Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno, S.H., M.H. didampingi Komandan Resort Militer (Danrem) 032/Wbr Brigjen TNI Aji Mimbarno, S.A.P., M.M. lakukan peninjauan sasaran fisik. Selasa (23/06/2026)

Kunjungan kelokasi untuk meninjau dan memastikan pekerjaan pembangunan selesai, Danpusterad turut didampingi Bupati Mentawai Rinto Wardana dan Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai Ibrani Sababalat.

Diketahui kegiatan Karya Bakti TNI AD Untuk Rakyat Di Wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai sudah berjalan dua bulan dan akan ditutup pada Rabu 24 Juni 2026 di Makodim 0319 Mentawai.
Adapun peninjauan yang dilakukan Danpusterad dan Danrem 032/Wirabraja seperti pembangunan Jembatan Gantung di Desa Beriulou Kecamatan Sipora Selatan, Pengecoran jalan 300 Meter Dusun Bosua Utara Desa Bosua Kecamatan Sipora Selatan dan Rehab Sekolah SDN 27 Beriulou.
Danpusterad mengatakan, peninjauan yang dilakukan bersama pemerintah daerah agar memastikan pekerjaan sasaran Fisik yang masuk dalam kegiatan Karya Bakti TNI AD tahun 2026 ini berjalan maksimal dan selesai dikerjakan.
“Kami ingin memastikan, sasaran Fisik yang sudah dikerjakan Personil Satgas selama hampir dua bulan selesai dikerjakan dan bermanfaat bagi masyarakat setempat”, ujar Danpusterad.
“Dengan adanya pembangunan yang telah selesai dikerjakan, harapan kita bersama bahwa semua program kegiatan Karya Bakti TNI AD dari sasaran Fisik atau non fisik dapat berdampak langsung dalam peningkatan ekonomi dan akses jalan yang memadai bagi masyarakat petani mengangkut hasil tani”, ujar Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno.
Program Karya Bakti TNI AD bertujuan untuk memberikan kontribusi besar bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat yang ada dipelosok negeri termasuk Kepulauan Mentawai.
